Gua Cerme

Awal minggu yang bikin penat diri ya baek dari segi fisik maupun psikologi. Suasana penat ditambah dengan batuk yang tak kunjung reda kurang lebih 2 minggu ini dan mengharuskan saya untuk ke dokter. Mencoba mengurangi stress diri ini setelah periksa melakukan perjalanan yang tak terencana alias BONEK (BONDO NEKAT) tujuannya entah kemana kemudian terpikirkan untuk ke pante ehhh malah nyasar ke gua cerme. Start dari rumah kurang tau jam berapa terus mampir dulu ke prambanan, kurang lebih jam 11 an cabut dari prambanan go to depok beach yang akhirnya nyasar ke cerme cave. Bermotor ria bersama ovee untuk ke TKP, nyasar ke gua cerme dikarenakan ovee penasaran sama tu gua yaudah alih jalur ke gua cerme (ya kalo saya bukan kali pertama ke gua ini coz kalo ada kegiatan caving pasti di ini gua). Jalannya track2an yang menegangkan otot2 persendian. Sampai disana setelah parkiran naek ke tempat retribusi membayar tiket masuk per @ Rp 1000 (murah ya) terus masuk menyusuri gua dan berbasah-basah ria dan diceritakan sejarahnya sama si guide. Sedikit sejarah tentang gua cerme.

gua cerme

air zam-zam gua cerme

Goa Cerme, sebuah goa yang terletak di dusun Srunggo, Selopamioro, Imogiri, Bantul memiliki pemandangan dalam goa yang unik dan menarik dengan Stalaktit dan Stalakmit serta aliran air jernih yang di beberapa tempat mencapai kedalaman 1 meter merupakan obyek wisata alam yang cukup menarik untuk dikunjungi. Letaknya tidak begitu jauh dari kota Yogyakarta ± 22 Km dan mudah dicapai oleh segala macam kendaraan. Menurut ceritera , goa ini dahulu merupakan tempat pertemuan yang dipergunakan oleh Walisongo pada awal penyebaran agama Islam di pulau Jawa’. “Cerme” berasal dari kata “Ceramah”, yaitu ceramah yang dilakukan oleh Walisongo dan para pengikutnya pada waktu merencanakan pendirian Masjid Agung di Demak. Dengan Stalaktit dan Stalakmit yang indah dan unik dengan aliran air yang jernih dan sejuk, pengunjung akan merasa senang dan santai menyusuri lorong - lorong goa, dengan begitu segala kepenatan akibat kesibukan dan rutinitas kehidupan dapat sirna begitu saja. Para pengunjung yang bermaksud memasuki goa, sebaiknya menghubungi juru kunci agar memperoleh keterangan dan panduan yang benar. Di samping goa Cerme sebagai goa utama di sekitarnya masih ada beberapa goa lebih kecil yang biasa digunakan sebagai tempat bersemedi antara lain goa Dalang, goa Ledek, goa Badut dan goa Kaum. Sepanjang perjalanan menyusuri lorong goa, mulai dari pintu masuk di dusun Srunggo, Imogiri, Bantul para pengunjung akan menjumpai bekas panggung pertemuan, air Zam - zam, mustoko, air suci, watu kaji, pelungguhan / paseban, kahyangan, grojogan sewu, air penguripan, gamelan, batu gilang, lumbung padi, gedung sekakap, kraton, panggung, goa lawa dan watu gantung, kemudian sampai di pintu keluar di desa Ploso, Giritirto, Panggang, Gunungkidul.

Nah gambar diatas adalah aliaran air zam-zam pada gua cerme, air tersebut menurut sumber bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit, banyak pengunjung yang mengambil air tersebut (aku ndak ambil ntar suruh ritual macem2 lagi hehehhe) dan perjalanan menyusuri gua pun tidak sampai di pintu kluar karena sudah ke klelep air dan basah semua sampai ke pinggang mana gak bawa baju ganti lagi coz ya biasa BONEK (BONDO NEKAT/MODAL NEKAT) :D . Puas sudah perjalanan hari ini dengan BONEK hingga tertangkap pak polisi karena melanggar lampu merah fffuuuhhh, ya cukup menantanglah :) sampai jumpa di jelajah saya yang berikutnya ya :)

Add comment Juli 7, 2008

Journey to Jatim

Klaten, 14 Juni 2008

Jadwal hari ini menjalankan rencana sebelumnya, rencana untuk perjalanan ke Jatim ke rumah pakdhe (kakak dari bapak) berhubungan dengan hajatan putri pertama pakdhe yang akan melangsungkan pernikahan pada tgl 15 Juni 200 bertepat di Perak,Jombang,Jatim. Dari pagi sudah prepare semua barang2 yang mau dibawa kesana (Jatim-red). Berangkat dari rumah sekitar jam 11an, nunggu bis setelah ada sebuah bis berhenti naeklah saya untuk segera berangakt ke Solo dan sampai di terminal Tirtonadi kurang lebih jam 13.00. Setelah turun dari bis saya mencari bis yang jurusan ke Surabaya, ada 4 bis disana : 3 bis ekonomi dan 1 bis patas. Saya memilih yang patas kenapa??karena saya capek dan nanti di bis saya pengen tidur. Akhirnya jam 13.30 bis yang saya naiki meluncur ke tkp dengan jalur Solo-Karanganyar-Sragen-Ngawi-Madiun-Nganjuk-Kertosono-Jombang (tujuanku dan kalo ndak salah urutane kaya gityu). Di Sragen sempat terjebak macet yang lumayan panjang dikarenakan ada perbaikan jalan (berjam-jam booo) terus melaju ke Ngawi dan disana melewati jalan berhutan2 (wuih serem), untuk menempuh rumah makan yang dituju pun juga lama gitu padahal dah laper. Di Ngawi berhenti kurang lebih 1 jam untuk menikmati makan siang di rumah makan Duta setelah itu kembali melakukan perjalanan. Habis makan ternyata ngantuk juga ya udah tidur aja sesampainya di Madiun terbangun dan nyampein salam dari temenku buat kota Madiun. Perjalanan masih jauh dan masih melewati jalan berhutan lagi di Caruban, Nganjuk orang bilang sih ngalas Nganjuk. Cerita singkat sampai di rumah pakdhe jam 7 malam tepat saya turun di depan rumah beliau dan sudah ditunggu semua keluarga disana. Lumayan capek juga walopun bisa tidur tapi tidak senyaman tidur di kasur :D. Bersalaman dengan keluarga disana dilanjutkan ngobrol2 karena keluarga Malang juga disana ditambah lagi calon adik ipar juga ada (calon istri putrane bulek) yang bentar lagi mo nikah juga dan mau gak mau harus kembali kesini lagi (Jombang-red). Sambil ngobrol2 saya menanyakan soal tempat wisata di daerah Nganjuk yang belum saya kunjungi yakni Air Terjun Sedudo. Mendengar kata itu (Air Terjun Sedudo-red) para orang tua langsung nadanya tinggi ya mungkin agak marah, kenapa bisa seperti itu???karena orang tua meyakini kalo anak pertama ato anak tunggal dan orang pacaran tidak boleh kesana (ke Sedudo-red) kemudian saya tanya sama ibu kenapa tidak boleh kesana yach dengan jawaban yang masih membuat penasaran sampe sekarang katanya gak boleh ya gak boleh (seperti mitos candi prambanan kata orang2 sih tapi saya tidak tau). Setelah puas ngobrol ria terus mandi setelah mandi bantu2 sebentar kemudian bobok karena ngantuk dan capek banget. Good night nice dream… :)

Jombang, 15 Juni 2008

Udara pagi di sini seger banget sudah lama saya tidak merasakan udara disini pagi hari. Di depan rumah bisa melihat jalan raya utama ke Surabaya yang tidak pernah sepi dari kendaraan alias selalu rame mulai dari pagi hingga pagi lagi. Banyak sekali orang2 yang berjoging ria di pagi ini mulai dari anak1 kecil hingga kakek nenek dan di pagi ini pun semua orang di rumah pakdhe disibukkan persiapan pesta pernikahan mba’ku (putri pertama pakdhe). Acara digelar pukul 9 untuk akad nikahnya dan selanjutnya diteruskan dengan resepsi alias pestanya. Meriah juga banyak tamu yang berdatangan dan semua keluarga baik dari klaten,solo,malang,surabaya bisa berkumpul (seneng dech kumpul rame2 bareng2 keluarga kan jarang2 tuh :D )

Sedikit cerita tentang jalan cinta kasih mba’ku dengan suaminya hingga mereka berdua bisa menjadi suami istri tepat di hari ini. Dulu waktu mba’ku pacaran sama orang yang jadi suaminya sekarang, orang tua mba’ku tidak setuju dengan berbagai alasan pastinya kenapa kok gak boleh. Kalo tidak lupa pas lebaran taon 2005 pacar mba’ku itu dibawa pulang ke Klaten untuk diperkenalkan sama keluarga di Klaten dan disanalah keluarga cerita soal ketidaksetujuan hubungan yang dijalin mba’ku sama pacarnya. Tapi apabila sudah jodoh mau dikata apalagi karena Tuhanlah yang tau. Melihat serta menyaksikan jalan kasih mereka hingga ke jenjang pernikahan yang suci ini membuat saya salut dan terharu, betapa besar perjuangan mereka untuk meyakinkan hati pakdhe dan budhe agar mendapat restu dan dengan sebuah kesungguhan dalam berkomitmen kalau suami mba’ku gakakan macem2 dan akan melamar mba’ku ketika selese wisuda S1 nya nanti. Ternyata terbuktilah smua perkataan suami mba’ku, setelah mba’ku wisuda langsung dilamar dan dalam waktu itu pula setelah melihat kesungguhan suami mba’ku kemudian hati pakdhe dan budhe luluh juga :) dan diberilah restu untuk mereka hingga menapaki hidup baru bersama. Salut buat mas Naryo dan mba’ Eni yang berjuang untuk menyatukan cinta kalian dalam satu ikatan suci, semoga bahagia menjadi keluarga yang sakinah, mawadah, warrohmah amien :)

Usai acara kemudian saya prepare untuk pulang ke Klaten karena besoknya saya harus masuk kerja. Yang pastinya pulang dengan jalur yang sama pas berangkat. Dari rumah pakdhe jam 1/2 6 malam sampai di Klaten jam 11 malam, nunggu jemputan dan pulang dech teyus bubuk coz cuapek pooll. Perjalanan hari ini banyak sekali pelajaran yang saya dapatkan semoga dapat bermanfaat untuk semuanya, amien :)

Add comment Juni 22, 2008

Intermezzo 5

Hhhhmmm tak terasa sudah posting intermezzo 5 nih, lama gak bloging jadi kangen. Kenapa bisa lama gak bloging ya karena kerjaan yang banyak dan monoton yang menyita waktu, paling hiburannya just ber-YM ria kopdar sama2 temen2 kuliah. Vacum beberapa hari di dunia kerja dan dunia cyber jadi kangen untuk kembali tapi kondisi yang belum memungkinkan, padahal sudah pengen maen2 lagi sama temen2 seru2an bareng, wuih pengen dech. Yach mau gak mau kali ini sebisa mungkin dipakai buat rehat coz 3 hari yang lalu mendekam di klinik prambanan 2 malam boooo. Sakit tuh gak enak banget, obatnya banyak mana pait+disuntik+diinfus+gak bisa kemana2 lagi bisanya cuma tiduran gek punggungku pegel kabeh sisan :( yang bikin geli sih pas ditanya sama paklek “sesok nengdi maneh yuk?” maksudnya mondok kemana lagi ya tak jawab “sampun lek wes kapok. Kenapa paklek tanya kaya gitu karena RS di kota tercinta nih sudah dikunjungi mule dari ujung barat sampe timur (RSJ gak termasuk). Tapi alhamdulillah hari ini sudah baekan, bisa aktifitas tapi gak boleh kecapekan jadi ya kerja off dulu selama sepekan mau gak mau tapi harus. Ya demi kebaekan juga seh (kata orang banyak yang tau kalo lg sick hehehehe ) bersyukur banyak yang merhatiin aku terutaman ortuku (love u mom and dad). Planing maen harus tercancel dah nunggu pemulihan dulu tapi kuliah harus tetep jalan kan kurang 2 semester lagi (wes gek ndang rampung :D ). Bersedihlah daku lha makanan yang menjadi pantangan adalah makanan kesukaanku :( wah ternyata sakit tuh gak enak, repot, ribet kapok dah sekarang harus ngikuti aturan dah (padahal ngueyele minta ampun :D ) Suka duka orang sakit banyak ya :) (sakit apa doeloe buuuukkk)

Add comment Juni 11, 2008

“Cintaku Kau Gadaikan 10 jt”

Geli juga dengan judul posting kali ini, entah apa yang ada dibenak saya dari pagi sampai sekarang (ya bisa dibilang lagi error alias kacau mungkin karena kurang tidur coz semalem harus kerja dan kerjaan yang buanyaknya. Hampir setiap kali pergi ke arah timur entah mau ke solo ato kota pasti dan always lewat di depan kantor Pegadaian di daerah saya. Ada apa dengan hari ini???ya selintas melihat itu kantor (pegadaian-red) dan entah apa yang ada dipikiran saya, sempat saya berpikir “pegadaian itu tempat untuk menggadaikan barang baek mulai dari emas sampe perabot rumah tangga tapi apa jadinya bila ada cinta yang digadaikan???”

Ya memang untuk menggadaikan barang tidak harus ke pegadaian sih bisa ke juragan2 dll tapi bagaimana bila sayang dan cinta kita yang digadaikan oleh orang yang kita sayangi dan cintai,betapa sakit bukan???Orang mengadaikan sesuatu pasti punya alasan tersendiri, kenapa melakukan hal ini???Yang saya tau kalo orang2 entah itu bapak2,ibu2, nenek2, kakek2 ato siapalah yang datang ke pegadaian untuk pinjam uang ato memperoleh uang dengan barang jaminan. Akan tetapi bila cinta digadaikan terus barang jaminannya apa???ya bisa jadi itu cinta yang jadi barang jaminannya sendiri, kok bisa??? Misal orang yang kita cintai butuh banget duit dan ia minjam kepada temennya asal dengan syarat pacarnya harus diserahkan sama si peminjam demi duit (kejam banget yo) ato mungkin uangnya dipinjem ato dibawa kabur sama orang dan pengen tu duit kembali pergi ke mbah pinter untuk berkonsultasi ria akan hal itu dan pastinya akan dimintai syarat pula, entah apa syaratnya tergantung si empunya yg punya kepinteran mau disuruh gak boleh pacaran ato apalah saya tidak tau yang pasti itu sebuah jaminan agar apa yang diinginkan terkabul. Tapi kalo sampai ke mbah pinter, sungguh menyesatkan dan menuju ke jalan sesat yang dapat menyesatkan orang2, ya rejeki itukan sudah ada yang mengatur toh bila itu rejeki kita pasti kita akan mendapatkannya dengan cara yang halal. Mungkin dengan menggadaikan barang2 bisa memenuhi kebutuhan sehari2 tapi bila sayang dan cinta yang digadaikan apa bisa memenuhi kebutuhan lahiriyah dan batiniyah???Ya itu yang bisa menjawab pribadi masing2. Sempat terbesit pula dipikiran, apa dengan uang apa yang kita inginkan bisa terwujud???memang bisa akan tetapi secara lahiriyah saja, bagaimana dengan batiniyah???dengan sayang dan cinta itu maka akan kita peroleh terutama cinta kepadaNya dan orang tua itulah yang bisa memberikan ketenangan batin, kebahagiaan yang tak terkira tentunya karena itu tidak bisa dibeli dengan apapun.

Weewww pembahasan yang membingungkan mungkin, maklum pikiran yang lagi agak troble hehhehe yach sekedar celoteh aja :D

4 comments Juni 3, 2008

Pantai Sundak

Hhmmmm hari minggu kemaren sekedar refreshing diajak temen2 kuliah ke P.Sundak, ya berhubung gak ada acara setelah ambil bunga so ikutlah diriku ke P.Sundak. Ke P.Sundak 10 orang dan aku cewek sendiri yang laennya cowok (wehehheheheh wonder momen lagii ooyyy :D ). Ya sebelumnya bersembilan tapi berhubung lewat kota tercintaku (so pasti klaten lah) pada sms kalo mau ke Sundak, akhirnya ngikut dah. Kemudian meluncur ke rumahku eh bukan rumahku ding tapi rumahe babe ma nyakku :D dasn kesasar pula hahahaha. Start berangkat kurang lebih jam 10an lah dengan rute prambanan-piyungan-wonosari. Singkat cerita di tikungan menanjak sebelum Bukit Bintang ada insident yang lumayan mengagetkan dan lumayan parah, salah satu motor temenku terkapar di tepi jurang karena ngebut dan belum menguasai medan disana. Alhamdulillah orangnya baek2 saja hanya motor bagian depan yang rusak. Dia takut kalo ortunya marah akan tetapi temen2 berusaha nenangin dia. After that melaju ke TKP (Tempat Kunjungan Wisata) dan cari bengkel untuk betulin tu motor. Seetlah beberapa jam perjalanan di tengah jalan ada razia gabungan ya terhambat deh gara2 razia karena itu KTL (Kawasan Tertib Lalulintas) setelah terlewati kami ber 10 langsung menuju TKP. Sampe pos retribusi P.BKK-P.Drini-P.Sundak-P.Sekandang ya bayarlah akhirnya @ 9.000 murah juga (wah sama harganya dengan kawasan wisata Candi Borobudur). Terus motor kembali melaju ke P.Sundak selang beberapa menit sampelah kami ke P.Sundak walopun sebelumnya pake nyasar ke P.Krakal hehehehe :D . Ke parkiran terus ke mushola untuk menunaikan kewajiban dan rehat sejenak. Setelah semuanya siap untuk mandi di air pante langsung lah kami meluncur ke pante yang sebelah barat tempat kapal2 nelayan, kemudian ke pante sebelah timur. Disana aku jadi korban oeeyyyy, korban temenku yang jatuh tadi, diceburin ke pante boooo sampe basah kuyup mana gak bawa ganti lagii (kan niatnya gak keceh) ditambah lagi dilempari pasir putih secara bajuku kan kena pasir putih gituuuuu :( . Nah mereka yang maen lom puas akhirnya kami menuju ke pante sebelah barat yang katanya lebih bagus dari pante sebelah timur. Meluncurlah kami kesana, ternyata bagus juga pemandangannya dan ombaknya pun besar jadi bisa pada mandi air garam disana hehhhee. Jalan2, lari2, lempar2an pasir di sepanjang pantai. Berhubung bajuku basah dan mencoba mengeringkannya dengan duduk di atas karang. Temen2 yang pada maen air ngajaki diriku untuk turun tapi ku ndak mau ehh malah mereka bilang kalo ndak mau ntar dipaksa (yo moh mosok dipekso :( ). Ya buat nglegani (dalam bhs jawa) akhirnya turunlah diriku ke pante eh disana malah dikejar2 untuk diceburin ke pante, ternyata mereka berhasil juga menangkapku dan diceburkan lah diriku di pante (ffuuuhhh jadi korban kik). Puas mereka menceburkan diriku terus maen pasir dan salah satu temen jadi korban di kubur pake pasir yang katanya mau jadi superman hehehe :D .

Ternyata P.Sundak ini mempunyai riwayatnya sendiri selain panoraman yang disajikan begitu bagusnya. Panti Sundak, perkelahian asu dan landak yang menuai berkah (kisah yang saya baca di salah 1 situs wisata). Pantai Sundak tak hanya memiliki pemandangan alam yang mengasyikkan, tetapi juga menyimpan cerita. Nama Sundak ternyata mengalami evolusi yang bukti-buktinya bisa dilacak secara geologis. Wilayah yang diuraikan di atas sebelum tahun 1930 masih terendam lautan. Konon, air sampai ke wilayah yang kini dibangun masjid, batu karang yang membentuk gua pun masih terendam air. Seiring proses geologi di pantai selatan, permukaan laut menyusut dan air lebih menjorok ke laut. Batu karang dan wilayah di dekat masjid akhirnya menjadi daratan baru yang kemudian dimanfaatkan penduduk pantai untuk aktivitas ekonominya hingga saat ini. Ada fenomena alam unik akibat aktivitas tersebut yang akhirnya menjadi titik tolak penamaan pantai ini. Jika musim hujan tiba, banyak air dari daratan yang mengalir menuju lautan. Akibatnya, dataran di sebelah timur pantai membelah sehingga membentuk bentukan seperti sungai. Air yang mengalir seperti mbedah (membelah) pasir. Bila kemarau datang, belahan itu menghilang dan seiring dengannya air laut datang membawa pasir. Fenomena alam inilah yang menyebabkan nama pantai menjadi Wedibedah (pasir yang terbelah). Perubahan nama berlangsung beberapa puluh tahun kemudian. Sekitar tahun 1976, ada sebuah kejadian menarik. Suatu siang, seekor anjing sedang berlarian di daerah pantai dan memasuki gua karang bertemu dengan seekor landak laut. Karena lapar, si anjing bermaksud memakan landak laut itu tetapi si landak menghindar. Terjadilah sebuah perkelahian yang akhirnya dimenangkan si anjing dengan berhasil memakan setengah tubuh landak laut dan keluar gua dengan rasa bangga. Perbuatan si anjing diketahui pemiliknya, bernama Arjasangku, yang melihat setengah tubuh landak laut di mulut anjing. Mengecek ke dalam gua, ternyata pemilik menemukan setengah tubuh landak laut yang tersisa. Nah, sejak itu, nama Wedibedah berubah menjadi Sundak, singkatan dari asu (anjing) dan landak.

Ya itu sedikit cerita sejarahnya P.Sundak. setelah semua sudah puas mandi di air yang uuuuaaasiiinnn beranjak ke daratan untuk proses pengeringan badan (wah gek dadi ireng mengko ffuuhh ). Rehat sebentar di kapal nelayang yang menepi kemudian ke atas karang yang ada joglonya, dari atas pemandangannya bagus banget dan ombaknya keliatan besar selang beberapa menit air mulai surut dan karang2 beserta rumput laut yang hijau. Selese proses pengeringan kami semua turun berjalan menuju mushola untuk sholat, rehat lageee dan kemudian go to home ooeeyyyy. Ya lumayan seneng bisa liburan ke pante lagi, kalo tidak salah sudah 3 pante yang saya kunjungi pada bulan ini. Hhhmmm besok ke pante mana lagi yaaaa????kapan2 ah kalo ada waktu luang :)

2 comments Mei 26, 2008

Pantai Siung

Akhirnya impian untuk pergi ke pantai Siung terwujud juga kemaren ditemeni sama temenku yang buuaaaeekkk banget malah sangat2 baek (si ni) :D . Start dari rumah sekitar pukul 10 pagi kemudian langsung berangkat menuju TKP (Tempat Kunjungan Pariwisata) so pasti pantai Siung lah. Menusuri desa Sabarangkali-Prambanan-Piyungan-Wonosari. Berhubung belum tau letak pante Siung selain bermodal plangkat petunjuk jalan ya bertanya2 pada orang2 setempat yang ditemui di pinggir jalan akan tetapi modal yang sangat penting is tekad dan keyakinan yang kuat (lha baru pertama kali itu je). Mulai dari plangkat yang menunjukkan arah Wonosari-P. Sadeng-Tepus. Nah sampai di Wonosari bertanya bapak tukang parkir di pinggir jalan arah ke P. Siung dan bapak itu menjawab “Wah P.Siung masih jauh mbak, ini lurus aja nanti kalo sudah sampe Semanu arah P.Siung”. Setelah itu langsung meluncur ke Semanu seperti kata pak tukang parkir, sampailah di Semanu dan ditemukan perempatan yang harus dipilih kemudian tanya sama pak polisi yang ada di counter pulsa sebrang jalan dan pak pol bilang “Jalan ke P.Siung masih jauh dan berkelok2 kemudian dari perempatan disuruh milih yang belok kiri sampe Pasar Beduyu/Bedoyo, nanti sampe Beduyu kanan tanya P.Siung” nah terus kami kembali meluncur ke TKP. Ada jalan pertigaan yang menunjukkan arah WediOmbo ke kiri dan lurus ke P.Sadeng, mungkin karena ragu akhirnya kami kembali ke pertigaan tadi untuk ambil yang ke WediOmbo dan daripada kesasar tanya lagi dah sama mas2 yang ada si counter dan itu mas menyarankan suruh kembali ke pertigaan milih yang jalan lurus nanti kalo sudah ktm pasar Beduyu belok kanan trs lurus aja gtyuuu. Nah menusuri jalan berhutan untuk menemukan Pasar Beduyu yang begitu jauhnya ternyata,hmmm setelah tu pasar ketemu ambil kanan dan takut salah trs nyasar tanya lagi sama mas2 yang lagi jajan es kalo gak kliru hehhehee. Ternyata arah yang kami ambil benar dan tetep meluncur ke TKP kemudian menemukan pertigaan danharus ambil yang mana, hhmmmmm akhirnya berhinti dulu buat beli air minum sambil beli air minum tanya sama penjualnya dan dikasih tau dari jalan lurus trus sampe ada tugu ambil kanan danada plangkat arahke P.WediOmbo-P.Siung, P.Baron-Krakal-Kukup. Kembali meluncur ke perjalanan yang cukup jauh dan dengan keyakinan yang kuat akhirnya menemukan itu tugu beserta plangkatnya, ambil kanan hhhhmmmm ternyata jauh juga akan tetapi bermotor ria sambil menikmati bukit2 dengan jalan yang berkelok2 menanjak (fuuuuuhhh dipantat panas banget booooo). Setelah perjalanan yang cukup lama dan jauh sampai lah di tempat retribusi P.Siung. Biaya retribusi per @ Rp. 1500 (wah murah ya :) ). Hhhhhhmmmm ku kira dari pos retribusi jaraknya gak jauh lagi tapi ternyata masih jauh juga padahal dah kepengen nyampe ke P.Siung gityuuuu. Wuih ternyata setelah berlama2 pantat di jok motor P.Siung kelihatan jg dari kejauhan alhasil dengan begitu senengnya sampailah kami di P.Siung. Wuih pantenya bagus banget, ombaknya gede, pantenya bersih lagi. Yach sebelum mengeluarkan hasrat maen ombak di pante kami harus sholat dulu after that barulah meluncur ke hamparan pasir putih yang begitu eloknya. Mungkin ini sudah adat ya kalo maen ke pante itu harus basah ya paling gak celana doang yang basah dan maen ombak hehhehhehe :D . Pantai Siung terletak di sebuah wilayah terpencil di Kabupaten Gunung Kidul, tepatnya sebelah selatan kecamatan Tepus. Jaraknya sekitar 70 km dari pusat kota Yogyakarta, atau sekitar 2 jam perjalanan.

Satu pesona yang menonjol dari Pantai Siung adalah batu karangnya. Karang-karang yang berukuran raksasa di sebelah barat dan timur pantai memiliki peran penting, tak cuma menjadi penambah keindahan dan pembatas dengan pantai lain. Karang itu juga yang menjadi dasar penamaan pantai, saksi kejayaan wilayah pantai di masa lampau dan pesona yang membuat pantai ini semakin dikenal, setidaknya di wilayah Asia. Batu karang yang menjadi dasar penamaan pantai ini berlokasi agak menjorok ke lautan. Nama pantai diambil dari bentuk batu karang yang menurut Wastoyo, seorang sesepuh setempat, menyerupai gigi kera atau Siung Wanara. Hingga kini, batu karang ini masih bisa dinikmati keindahannya, berpadu dengan ombak besar yang kadang menerpanya, hingga celah-celahnya disusuri oleh air laut yang mengalir perlahan, menyajikan sebuah pemandangan dramatis.

Puas yang maen air sambil nyari ikan tapi gak ketangkep2 ya nyari kepompong aja lah, dapat juga bbrp kepompong yang lucu2+rumput laut+batu2an yang unik. Setelah itu menyusuri pante yang sebelah timur di deburan ombak sambil ngobrol2 di pasir putih. Ya setelah puas (sebenere lom puas sichh) sekitar jam 2an pergi dari P.Siung untuk pulang+cari makan berhubung cacing2 diperut sudah pada teriak2 gt. Perjalanan pulang ternyata juga membingungkan, wah lupa maren sudah bertanya berapa kali hahhahah. Setelah bertanya2 akhirnya ketemu juga arah jogja,prambanan,klaten. Ambillah yang arah Prambanan-Klaten untuk pulang akan tetapi menyusuri dulu desa piyungan baru prambanan terus klaten. Akhirnya sampe juga di Prambanan trs cari makan lha wes luuaapeerrr bangettt gt trs cari mushola buat sholat trs pulang sampe rumah dechh.

Banyak pengalaman dari perjalanan ke P.Siung maren yang dimulai dari tanya2 sama orang yang belum dikenal sama sekali akan tetapi kami nurut aja sama orang2 yang ngasih tau arah ke kami kan bisa jadi dibohongi eh ternyata tidak, dan dari orang2 yang kami tanyai bermacam2 karakter juga ada yang lemah lembut, sopan, ada juga yang judesssa banget, dan dari itu tambah temen juga hehhehhe akan tetapi keyakinan dan tekad kuat lah yang mengantar kami sampai di P.Siung. Wah perjalanan yang seruuuuu, kapan2 diulang lagi ahhh hehhehhehe

Add comment Mei 21, 2008

Ibuku Temanku

Ibu adalah segalanya buat saya, sosok beliau serta peran beliau sangatlah berpengaruh pada kehidupan saya dan segala doanya pun sangat manjur, segala sesuatunya bisa terjadi ketika ibu mengeluarkan amarahnya, maka sayangi, hormati beliau karena surga ada dibawah telapak kaki ibu dan jadikan ibu sebagai teman kita.

Seperti kejadian malam ini, malam yang mengharuskan saya untuk berani bicara kepada ibu akan masalah yang saya hadapi saat ini. Sebenarnya sudah lama memendam masalah ini karena ndak mau beliau sampe tahu dan jika pun beliau tau yang saya khawatirkan akan sakit hati dan menambah bebannya, itu hal yang tidak saya inginkan. Di dapur sambil nge-teh bersama beliau kemudian saya mencoba membuka mulut akan hal ini dan lidah terasa ngilu untuk bercerita. Bismillahhirrohmanirrohim mulai lah saya berbicara akan masalah saya kepada beliau yang dimulai dengan bahasan yang berbasa-basi ria agar keadaan tidak menegang, sampailah saya dihantarkan pada pembicaraan inti yang mendebarkan jantung saya. Cerita-cerita dan cerita akan masalah yang saya hadapi dengan ditambah air mata yang menetes ke pipi karena gak tau harus bagaimana lagi sambil mendengarkan nasehat beliau dan ternyata wajah beliau pun dihiasi dengan mata yang berkaca-kaca kemudian meneteslah air mata beliau (itu hal yang tidak saya inginkan, membuat beliau meneteskan air matanya). Dengan mimik yang seperti itu di wajah beliau, saya tidak mampu untuk menatapnya, wajah ini tertunduk dengan segera ketika melihat beliau. Dengan air muka seperti itu beliau masih memberiku semangat untuk langkahku ke depan dan beliau mencoba untuk menghibur saya, mencoba mengembalikan senyum saya, beliau membesarkan hati saya pula akan masalah ini. Memang sebenarnya tidak bisa dipungkiri kalo dalam hati beliau pun merasa tersayat akan tetapi saya begitu bangga dan bersyukur lahir dari rahimnya, semangat, dukungan serta doa yang terbaek selalu diberikan untuk saya. Dengan berbagai macam nasehat seta obrolan, ibu tetap mencoba menghibur saya dengan cerita2 masa muda beliau, membesarkan hati saya akan masalah yang harus saya hadapi agar berkurang dan beliau selalu berpesan ‘Alloh selalu bersama kita’, serahkan semua kepadaNya insya alloh apa yang kamu inginkan akan dikabulkan dan diberikan yang terbaik, amin.

Ya Alloh betapa bersyukurnya hambaMu ini mempunyai ibu seperti ibu hamba yang melahirkan hamba dari rahimnya untuk dibesarkan dan dididik sesuai ajaranMu ya Alloh. Ya Alloh ibuku adalah semangatku Engkau memberikan yang terbaik lewat ibu hamba, beliau yang selalu memberi semangat dan dukungan dalam hidup ini, ibu selalu ada ketika dibutuhkan dan pangkuannya adalah tempat yang begitu nyaman untuk berbagi cerita. Ketika masalah menerpa, beliau mencoba menghibur, membesarkan hati hamba dan mencoba memperlihatkan pada anaknya bahwa ibu baik-baik saja walaupun air mata sempat menetes di pipinya. Ya Alloh betapa bersyukurnya atas nikmat yang telah Engkau berikan dan atas masalah ini hamba serahkan kepadaMu karena hamba yakin Engkau akan memberikan jalan terang serta keadilan akan masalah ini ketika hambaMu ini sudah terbatas untuk menyelesaikannya dengan akal sehat manusia sekalipun. Ya Alloh segala sesuatu akan terjadi jika Engkau telah menghendaki. Terima kasih ya Alloh, amiiinn

Jadikan ibu sebagai teman, teman yang setia, teman yang selalu ada ketika kita membutuhkan, teman yang selalu menghibur kita ketika kita bersedih, teman yang selalu menjaga kita, ibu adalah teman lebih dari sekedar teman. Buat ibuku, terima kasih untuk malam ini :)

1 comment Mei 18, 2008

Menu Hari Ini

Hari yang membuat lapar sekali di dinas mana cuaca panas juga lagi, fuuuuuhhh panas boooooo. Hhhmmm dengan mantengin monitor yang makin panas aja di mata dan sambil mendengarkan winamp dengan musik yang slow membuat tambah lapar perut ini. Alhamdulillah rejeki datang, dan banyak makanan disini wehehhehe :D. Menu hari ini ada: kuping gajah+cumi,buah pisang, pisang godhok, kacang telor, gelas air minum :)

buah pisang

Nah gambar2 diatas adalah menu klasik untuk hari ini di dinas, ya setidaknya ada yang dimakan daripada gak ada yang dimakan hehheeh (ngemil terus sampai gembrot wakkaakakkaka) padahal ra iso gembrot wekekkekekek :D . Hhhhmmm kira2 besok menunya apalagi ya?Apa makanan klasik seperti ini lagi kah ato ada makanan yang laen?????

Add comment Mei 12, 2008

Pantai Depok Ngayogyokarto

Hhhhmmm sekedar penghilang penat juga jenuh hari minggu maren diajak jalan-jalan ke pante depok sama temen2ku sekalian ngrayain ultah salah satu temenku. Pergi 4 orang dan aku jadi wonder woman lha cewek sendiri je yang laen cowok smua, they are mas lahir (rihal_bani), mas agung cahyo (ace_koe), terus yang 1 nya aku gak tau lha ra kenalan, dia temen kerjanya mas lahir teyus kan yang ultah mas lahir gityu so maren ditraktir sama dia hehehehhe :D . Maren berangkat dari rumah sekitar jam 1/2 8 pagi kemudian meluncur ke jogja ke betonet t4 mas lahir kerja coz ngumpulnya disana, ya kurang lebih jam 9 kurang berangkat dari betonet kemudian meluncur ke jalan parangtritis. Kurang lebih sampai pante depok sekitar jam 10an lebih. Dengan hati yang begitu riang melihat ombak pante yang besar langsung meluncur dech ke pante bersama temen2 startnya dari tengah dari para nelayan yang sedang melelang ikan2nya yang baru saja ditangkap dari melaut yang masih seger2 kemudian ber4 jalan ke arah barat sambil maen air, ngejar2 ombak, wuih seru booooo….. nah mungkin perut yang sedang berultah dah keburu kelaparan coz lom sarapan yaudah ber4 ke pinggir pante buat makan2 bareng di sebuah warung lesehan (uuuppppsss lupa nama warungnya :D ). Mulai dach pesen menu dan menunya ikan tongkol bakar dan yang pasti saya suka es kelapa muda, kan enak tuh makan di pinggir pante sama ikan bakar+es kelapa muda (suueeeggeeeerrr booooooo hehheheeh).

Alhamdulillah perut kenyang juga, ya karena saya belum puas bermain air di pante kemudian kami meluncur lagi ke pante buat maen air ngejar ombak,,,,, resiko maen air celana basah semua :D . Perjalanna di mulai dari tengah lagi setelah dari arah barat, dari tengah kemudian ke arah timur, weeehhh disana ombaknya lebih besar ketimbang yang di sebelah tengah dan barat. Ya maen ombak sampe basah, pas ombak gede lagi kebirit2 buat menepi lha ndak basah sampe pakaian nuh, so lari dech kalo ombaknya gede. Kena ombak sambil teriak2 kaya anak kecil yang girang banget dech (koyo wong seng ra tau dolanan banyu wahahhhaha), wuih pokoke maren lumayan buat penghilang penat, jenuh, stress yang sedang melanda pikiranku dengan berbagai hal yang sangat memusingkan diriku. Sebenarnya belom puas hari ini lha berhubung jam 3 sore ada workshop di net t4 saya kerja, mau gak mau sebelum jam 3 pulang dech. Sebelum sampe rumah kaya orang gak berdosa gek makan lagi di kalasan di bakso malvinas, after that pulang dech trs cabut ke net coz dah terlambat 1 jam (wedew untung managerku gak marah :D ). Ya untuk hari maren cukup lumayan menyenangkan lah, wah kapan2 perlu refresh lagi nih mumpung aku lagi doyan buat jalan2 yang dikarenakan keadaan pikiran yang kacau dan pengen nyenengin diri gtyuuu :)

2 comments Mei 12, 2008

Intermezzo 4

Hari pertama UAS dengan matkul Design Web yang diampu oleh Bpk. Widya Ari Utama, menjadi hari pertama untuk memulai UAS semester 4 kali ini. Ujian berlangsung sekitar 1 1/2 jam mulai dari jam 13.00-14.30 wib. fffuuuuhhh sebelum sampai di kampus eeehhhh di depan kampus UTP ada razia polisi, padahal motor yu nana gak ada STNK dan dia gak ada SIM pula. Bukannya gak punya tapi hilang pas dia kena musibah 1 bulan yang lalu. Kemudian motor diambil sama pak polisi terus suruh nunggu surat sidangnya dengan jaminan SIM-ku dan sidangnya itu nunggu 1/2 bulan lagi (wedew laaaaammmmaaaaa je) akhirnya kami milih tanpa sidang dengan membayar ganti rugi 35rb rupiah cos keburu ujian kasih dech tu duit ke pak polisi :p ,langsung dech tancap gas ke kampus. Eh pas dikampus dikira telat ternyata datang duluan, yaudah nuh langsung ke lab 2 buat nunggu temen2 juga pengawas ujian. Jam ujian pun telah menunjukkan waktunya, kemudian masuklah aku dan temen2 ke lab komputer dan kemudian ngerjain dech tu soal (bener opo salah pasrah yang penting dah usaha….halah). Jam 1/2 3 usai sudah ujian di hari pertama kemudian rehat untuk dzuhur coz lom dzuhur after that spontan pengen ke SS (Solo Square) dan motor langsung menuju jalan ke arah SS. Kenapa pengen ke SS???karena penasaran dengan spanduk yang ada di perempatan lampu merah Perum Fajar Indah yang bertuliskan “77 Es Teler telah di buka di Solo Square lantai 1 no 18″. Nah itu 77 ternyata nama warung es telernya ya aku sama yu nana kira ada lomba es teler 77 macam wakakakkakakaka. Eeeehhh sampe disana ternyata cuma 1 es teler dan gila harganya dibanding harga es teler di warung2 kecil 5-6 kali lipatnya + pajak 10% gityuuu (biasa bt bayar ke pemerintah). Dah pesen es teler langsung cari tempat duduk sambil cekikan ingat spanduk di jalan itu hehehehhehe…… ya geli aja pikirane gak sampe kesitu wakakkakkakkaka :D . Habis ntu langsung jalan2 lagi ke singosaren trs pulang, sampe dirumah pun masih cekikan kalo inget kejadian hari ini mule dari kena razia polisi hingga 77 es teler…………..mungkin ini gak bakal lupa dech ( yu nana……diinget2 trs ya biar mengenang di hati dan pikiran biar besok bisa cerita ke anak cucu halah hehhehe ) :D

2 comments Mei 1, 2008

Previous Posts


About Me

Hmmm, akhirnya aku ngeblog juga. Setelah dapet bujukan dari mana-mana toh luluh juga. Aku seorang cewek yang sedikit tomboy (kata orang2-red), ya bisa jadi karena dari kecil maen sama temen2 cowok. Sebelum pindah ke rumah bapak yang saya tempati sekarang, doeloe pas kecil di tempat embah dan disana temen2 yang ada mayoritas cowok ya secara aku maen2 lah sama mereka, cewek juga ada sech tapi umurnya jauh diatasku pasti kalo maen sama mereka2 dibilang masih kecil lah itu lah anu lah wuih menyebalkan. Nach pas SMK ikut kegiatan PA, yach disitulah temen2ku bertambah, bukan cewek aja yang tambah tapi temen2 cowok juga coz mereka anak2 gunung yang mayoritas cowok dan sampe sekarang pun temen2 kuliah juga wuuiihhh :D .Nach tu tomboy (banyak orang yang bilang-red)masih melekat padaku yach mo gimana lagi ya seperti inilah aku tapi tetep andil kok aku juga punya banyak temen2 cewek tapi yang bisa dibilang akrab bisa dihitung dengan jari :D . Aku adalah aku, bukan orang lain dan bukan siapapun :) . Oh ya salam kenal, bagi yang suka maen ke klaten bisa mampir atau sekedar kopdar bersama.

MENU

Blogroll

Jardiknas

Arsip

Yang udah mampir

Komentar Terakhir

yay di “Cintaku Kau Gadaikan 10…
aku aja di “Cintaku Kau Gadaikan 10…
taufiq di Prepare 4 CCNA 4
imas di Prepare Micro Teaching
johanes k di This Blog
little2asoe di “Cintaku Kau Gadaikan 10…
jeira di “Cintaku Kau Gadaikan 10…
aysk di This Blog
rapling di Pantai Sundak
Desta di Pantai Sundak
S di Ibuku Temanku
yay di Kabar Gembira untuk Wali Kecam…
yay di Pantai Depok Ngayogyokart…
debianknoppix di Pantai Depok Ngayogyokart…
debianknoppix di Borobudur, I’ll Come…